Ramadhan Perlu Ketenangan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ramadhan Perlu Ketenangan

Ramadhan Perlu Ketenangan
Foto Ramadhan Perlu Ketenangan

Dua bom bunuh diri meledak di tengah keramaian masyarakat Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam, menewaskan tiga anggota kepolisian yang sedang menjaga pawai obor serta dua pelaku bom bunuh diri itu. Berbagai pihak menyerukan agar aksi itu tidak mengurangi semangat masyarakat beraktivitas, termasuk beribadah di bulan Ramadhan.

Diingatkan pula, aksi berdarah tersebut harus menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen bersama, bahwa bangsa Indonesia tidak boleh lengah dan kalah menghadapi ancaman dalam bentuk apapun. “Bahwa negara, bangsa, dan rakyat tidak boleh takut dan tidak boleh kalah oleh ancaman aksi teror,” kata Presiden Jokowi.

Sebagai perwujudan komitmen melawan ancaman dimaksud, seluruh elemen bangsa, baik aparat keamanan, intelijen, militer, aparat pemerintahan, dan masyarakat luas, harus tetap meningkatkan kewaspadaannya mengingat sifat teror yang tak terduga.

Seorang pengamat militer dan intelijen pernah berkata, “Tak bisa dimungkiri langkah antisipasi terhadap ancaman teroris terkadang lemah. Hal itu tercermin dari penjagaan di pusat-pusat perbelanjaan, misalnya, yang diperketat setelah muncul aksi teror. Sebaliknya, di kala teroris berdiam diri, penjagaan dikendurkan.”

Padahal, negara, melalui aparat keamanan, harus menunjukkan kepada teroris bahwa gerakan mereka mudah dipatahkan. Negara tidak boleh kalah menghadapi setiap ancaman yang mengganggu kamtibmas, dan dalam menjalankan tugasnya melindungi setiap warga negara.

Di sisi lain, sangat penting bagi kita semua mengatasi akar penyebab terorisme dan menghilangkan kondisi yang mengundang munculnya teroris. Salah satunya adalah melalui upaya global mengatasi masalah kemiskinan, masalah sosial, dan ketidakadilan. Dalam konteks ini, memenangkan hati dan pemikiran di kalangan yang berpotensi sebagai ladang subur tumbuh berkembangnya terorisme, radikalisme, dan ekstremisme, adalah upaya yang paling cerdas.

Banyak pakar sudah mengingatkan bahwa, sebagai bagian dari dunia yang telah dicengkeram ancaman terorisme, Indonesia juga tak boleh ketinggalan dalam perang terhadap bahaya laten global ini. Apalagi, Indonesia beberapa kali terkoyak oleh aksi teroris. Tak hanya itu, negeri kita ini juga menjadi tempat persemaian paham terorisme dan radikalisme.

Berkaitan dengan masuknya buklan suci Ramadhan, maka kita tentu menginginkan suasana yang tenteram untuk berakltivitas, khususnya beribadah. Maka, sebagai masyarakat sipil biasa yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan kewaspadaan di tempat-tempat yang berpotensi menjadi target serangan teroris, seperti hotel-hotel, pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan, dan objek-objek vital termasuk yang terkait dengan kepentingan kelompok yang dibenci teroris.

Dan, akhirnya doa kita adalah agar Aceh tetap aman dari berbagai gangguan yang membuat masyarakat tercekam. Amin. (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id