Dandim dan Kadistan Aceh Besar Tinjau Pasar Lambaro | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dandim dan Kadistan Aceh Besar Tinjau Pasar Lambaro

Dandim dan Kadistan Aceh Besar Tinjau Pasar Lambaro
Foto Dandim dan Kadistan Aceh Besar Tinjau Pasar Lambaro

JANTHO – Dandim 0101/BS, Letkol Inf Iwan Rosandriyanto SIP dan Kadis Pertanian (Kadistan) Aceh Besar, Ahmad Tarmizi SP MM, Jumat (26/5) pagi meninjau Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Tujuannya, untuk memantau harga daging dan sembako menjelang Ramadhan 1438 Hijriah tahun ini.

Amatan Serambi, Dandim dan Kadistan tiba di Pasar Induk sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah itu, keduanya langsung mendatangi sejumlah pedagang. Seperti pedagang daging, pedagang bumbu masak, serta pedagang beras dan bahan sembako lainnya. Kendati harus mengarungi jalan dalam kompleks pasar yang becek, namun Dandim dan Kadistan tetap antusias mendatangi pedagang.

Di setiap lapak dagangan yang dikunjungi, Dandim dan Kadistan juga menyempatkan diri berdialog dengan pedagang. Hal-hal yang ditanyakan kepada pedagang antara lain soal stok barang yang dijual dan harganya apakah sama dengan selama ini atau ada kenaikan karena menjelang Ramadhan.

“Kita sengaja memantau pasar menjelang Ramadhan karena ingin tahu stok barang dan harganya apakah naik atau enggak. Alhamdulillah, hasil pantauan kita semua barang stoknya aman untuk Ramadhan dan harganya juga masih terjangkau,” ungkap Dandim 0101/BS, Letkol Inf Iwan Rosandriyanto SIP kepada wartawan disela-sela peninjauan itu.

Sementara Kadis Pertanian Aceh Besar, Ahmad Tarmizi MM menyebutkan, untuk meugang kali ini pihaknya menyediakan lembu 2.500 ekor yang dijual pada sejumlah pasar atau tempat lain di seluruh kecamatan di Aceh Besar. Soal daging meugang yang dijual pedagang dengan harga Rp 160 ribu-Rp 170 ribu per kilogram, menurutnya, itu merupakan hal yang sudah biasa terjadi.

“Setiap hari meugang, harga daging memang selalu naik sedikit dari biasanya. Tapi, setelah itu harganya akan normal kembali seperti biasa yaitu antara 120 sampai 130 ribu rupiah per kilogram,” ungkap Ahmad Tarmizi seraya meminta pedagang tidak menaikkan harga barang terutama sembako menjelang dan selama Ramadhan. Sebab, hal itu akan memberatkan masyarakat.

Forum silaturahmi pertanian
Setelah meninjau Pasar Induk Lambaro, Letkol Inf Iwan Rosandriyanto SIP dan Ahmad Tarmizi SP MM menghadiri forum silaturahmi pertanian di Aula Makodim 0101/BS di Banda Aceh. Pertemuan yang membahas tentang berbagai hal terkait sektor pertanian di Aceh Besar tersebut dihadiri perwakilan petani, mantri tani, penyuluh, camat dan danramil se-Aceh Besar, serta pihak terkait lainnya.

Dari kalangan pejabat, selain Dandim dan Kadistan Aceh Besar, pertemuan itu juga dihadiri Kapolres Aceh Besar, Wakapolresta Banda Aceh, perwakilan Bulog Divisi Regional Aceh, serta utusan Bank BRI dan Bank Aceh. Selain sambutan dari Dandim, Kadistan, dan perwakilan Bulog, pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu juga diisi dengan sesi tanya jawab.

Hal-hal yang mencuat saat sesi tanya jawab antara lain kendala yang dihadapi petani di Aceh Besar seperti masih kurang alat dan mesin pertanian (alsintan), saluran pembuang sering tersumbat, belum semua kecamatan memiliki saluran irigasi, dan tidak meratanya distribusi pupuk subsidi kepada semua petani di kabupaten tersebut. Menanggapi hal itu, Dandim dan Kadistan menyatakan segera berusaha mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah tersebut. Sehingga ke depan produktivitas komoditas pertanian dan kesejahteraan petani di Aceh Besar akan meningkat.(jal) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id