Tak Boleh Bantu Korban Tabrak di Tiongkok | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tak Boleh Bantu Korban Tabrak di Tiongkok

  • Reporter:
  • Jumat, Mei 26, 2017
Tak Boleh Bantu Korban Tabrak di Tiongkok
Foto Tak Boleh Bantu Korban Tabrak di Tiongkok

OLEH FAUZAN MUTTAQIN, Mahasiswa Master Jurusan Transportation Planning and Management Wuhan University of Technology, melaporkan dari Wuhan, Tiongkok

KETIKA ada seseorang atau beberapa orang mengalami kecelakaan di jalan raya, maka biasanya secara spontan orang ramai berdatangan dan bergegas menolong, bahkan membawa korban ke rumah sakit. Tapi beda halnya dengan negeri yang satu ini, Tiongkok.

Orang yang mengalami kecelakaan atau cedera serius di Tiongkok, baik di jalan raya maupun di tempat umum, justru tak ada yang memedulikannya sama sekali. Bukan tanpa alasan warga di negeri ini melakukan hal yang “setega” itu.

Warga Tiongkok ternyata tak ingin membantu orang yang sedang musibah di jalan raya karena mereka takut dituduh bersalah. Aneh bukan? Jika hal ini terjadi, maka mereka diharuskan membayar kompensasi terhadap cedera orang yang ditolongnya itu.

Hal ini akan lebih parah lagi bagi orang yang menabrak. Pemilik kendaraan yang terbukti mencelakakan pengendara lain hingga cedera akan dikenai denda dan tanggungan biaya rumah sakit, biaya rehabilitasi, dan biaya kehilangan mata pencaharian bagi orang yang tertabrak.

Oleh karena itu, pengendara di sana lebih mau menabrak orang hingga meninggal ketimbang menabrak dan hanya membuatnya cedera. Sungguh sadis bukan? Soalnya, jika orang yang ditabrak meninggal, si sopir hanya akan membayar denda sekali saja.

Untuk itu, warga di sana selalu merasa takut dan menghindar ketika ada pengendara yang terjatuh atau pun tertabrak. Bersyukurlah kita di negara muslim ini masih peduli dan saling tolong-menolong antarsesama, baik itu muslim ataupun nonmuslim.

* Bila Anda punya informasi menarik, kirimkan naskah dan fotonya serta identitas Anda ke email: [email protected] (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id