Tiga Mantan Kombatan Dilepas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tiga Mantan Kombatan Dilepas

Tiga Mantan Kombatan Dilepas
Foto Tiga Mantan Kombatan Dilepas

BANDA ACEH – Tiga mantan kombatan GAM yang ditangkap personel gabungan Resmob Jatanras Ditreskrimmum dibantu personel Brimob Polda Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (23/5) sore akibat memeras dan mengancam, akhirnya dilepas Rabu (24/5) sore.

Ketiga pria itu, Mahmud Abubakar (43), warga Geulanggang Meurak Keude Alue Nireh, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, Madarwan Zikri (39), warga Gampong Peulawi, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur dan Khairul Azmi (30), warga Peukan Bada, Aceh Besar.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawah SH MH, mengatakan ketiga mantan kombatan itu diizinkan pulang pada Rabu (24/5) sekitar pukul 15.00 WIB, sehari setelah kejadian itu. Ketiganya diamankan 1×24 jam, setelah korban juga tidak membuat laporan resmi ke Polda Aceh.

“Laporan korban menjadi dasar hukum seseorang itu dapat ditahan atas perbuatan pidana atau pelanggaran yang telah dilakukan. Tapi, karena korban tidak kunjung melaporkan, sehingga ketiga pelaku diizinkan pulang dulu,” sebut Kombes Goenawan kepada Serambi, Kamis (25/5).

Menurut Kabid Humas, dalam pemeriksaan ketiga kombatan itu mengaku hanya emosi saat pada waktu meminta uang terhadap Gamal (sebelumnya tertulis Akmal-red). Terkait adanya senjata api–karena ketiga pelaku diduga sempat mengancam tembak Gamal bila tidak memberi uang saat itu–menurut Goenawan, tidak apapun yang ditemukan pada diri ketiga pelaku. “Jangankan senjata api, senjata tajam pun enggak ada. Mereka mengaku hanya mengancam menggunakan mulut dan sebatas menakut-nakuti korban,” sebut Kabid Humas.

Meski demikian sewaktu-waktu ketiga mantan kombatan itu dapat dipanggil kembali ke Polda Aceh. Seperti diberitakan penangkapan tiga mantan kombatan itu berawal dari pemerasan dan pengancaman tembak terhadap Gamal (sebelumnya tertulis Akmal), ajudan Wakil Gubernur Aceh (ternyata Gamal mantan ajudan), Muzakir Manaf. Gamal dicegat ketiga mantan kombatan itu pada saat sedang di Gampong Lampineung dan hendak kembali ke Kantor Gubernur Aceh.

Kombes Goenawan mengatakan, ketika ketiga pelaku tersebut mencegat Gamal, mereka meminta korban segera menyediakan uang meugang Rp 200 juta. Jika tidak dipenuhi, maka ketiga mantan kombatan GAM itu mengancam akan menembak Gamal. “Begitu dicegat, dua pelaku itu naik ke mobil Gamal. Sedang seorang pelaku lainnya mengikuti dengan mobil Escudo,” ungkap Kombes Goenawan saat itu.

Ketika memasuki parkiran halaman depan Kantor Gubernur Aceh, kata Goenawan, Gamal keluar dari mobil dan lari ke lobi kantor dan melaporkan hal tersebut ke Amri Ajudan Sekda Aceh. Selanjutnya Amri menelpon Ipda M Rizal, Panit Jatanras dan ketiga pria itu ditangkap di parkiran lobi Kantor Gubernur Aceh. (mir) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id