Seratusan Pedagang Daging Datangi Pendopo Bupati Abdya | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Seratusan Pedagang Daging Datangi Pendopo Bupati Abdya

Seratusan Pedagang Daging Datangi Pendopo Bupati Abdya
Foto Seratusan Pedagang Daging Datangi Pendopo Bupati Abdya

URI.co.id, BLANGPIDIE – Seratusan pedagang daging di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendatangi pendopo Bupati Abdya, Rabu (24/5/2017) malam.

Kedatangan pedagang daging sekira pukul 22.00 WIB itu, mempertanyakan komitmen pemerintah terkait surat edaran bupati Abdya yang menetapkan yang hari Jumat (26/5/2017) hari meugang.

Pasalnya, pada tahun lalu, banyak pedagang yang melanggar surat edaran bupati itu, sehingga membuat para pedagang yang mengikuti surat edaran bupati itu merugi.

“Kami hanya mempertanyakan komitmen pemerintah, jangan sampai Bupati menetapkan hari meugang Jumat, sementara Kamis (besok-red) sudah ada yang motong (kerbau), rugi kami,” kata salah seorang pedang kepada wartawan.

Setelah 20 menit menduduki Pendopo, akhirnya pegadang daging berjumpa dengan Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin MM. Setelah turun dari mobilnya, selanjutnya Jufri mengajak para pedagang duduk dan menyampaikan aspirasinya.

Di depan bupati, Jasmiruddin perwakilan pedagang daging meminta tiga permintaan. Pertama, penetapan hari Meugang yang jatuh pada Jumat (26/5/2017) atau satu hari sebelum ramadhan.

Kedua permintaan larangan pemotongan dan penjualan daging pada Kamis (24/5/2017) besok, ketiga sanksi bagi penjual yang melanggar surat edaran bupati.

“Kami hanya itu, jangan sampai, kami yang taat hukum ini, malah kami yang rugi,” kata Jasmirudin.

Menanggapi permintaan itu, Bupati mengatakan alasan dirinya menetapkan Jumat meugang adalah berdasarkan permintaan ulama yang menginginkan, meugang dilakukan sehari sebelum ramadhan, atau meniadakan tradisi pajo-pajo (makan-makan) yang bisa dilaksanakan sehari sebelum ramadhan.

“Akan kita tindak, karena itu pelanggaran, dan dinas tidak memberikan rekomendasi untuk penyembelian pada kamis. Kalau ada juga yang menyembeli, tidak boleh jualan besok,” kata Bupati Abdya seraya mengintruksikan kepada Kasatpol PP untuk melakukan patroli dan razia bagi pedagang yang mepanggar.

Mendengar penjelasan bupati itu, selanjutnya pedagang daging membubarkan diri. (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id