Rutan Tapaktuan Lebihi Kapasitas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Rutan Tapaktuan Lebihi Kapasitas

Rutan Tapaktuan Lebihi Kapasitas
Foto Rutan Tapaktuan Lebihi Kapasitas

* Terungkap Saat Kunjungan Komisi I DPRA

TAPAKTUAN – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tapaktuam di Desa Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan melebihi daya tampung. Ruang yang semestinya berdaya tampung 10 orang dihuni 20 orang narapidana (napi) dan tahanan. Kondisi tersebut terungkap saat empat anggota Komisi I DPR Aceh yakni Abdullah Saleh SH, Jasmi Hass, Zaini Bakri, dan Asib Amin meninjau Rutan Tapaktuan, Senin (22/5).

“Selain over kapasitas masalah ketersediaan air bersih juga menjadi persoalan yang dihadapi para penghuni Rutan Tapaktuan. Sekembali dari sini kami akan mengadakan rapat dengan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, kami akan dorong agar Rutan Blangpidie untuk segera difungsikan, sebab menurut pengakuan Kepala Rutan Tapaktuan sebagian napi di sini berasal dari Abdya,” ungkap Abdullah Saleh kepada Serambi.

Selain meninjau kondisi Rutan Tapaktuan, keempat anggota Komisi I DPR Aceh juga menggelar silahturrahmi dengan para tahanan dan napi di Rutan tersebut. Dalam kesempatan itu, Abdullah Saleh memberikan tausiah dan bimbingan kepada para tahanan dan napi. “Apa yang menjadi keluhan saudara sampaikan kepada kami, nanti akan kami cari solusi dan sampaikan ke Kanwil Kemenhum dan HAM Aceh,” ujar Abdullah Saleh.

Kunjungan anggota Komisi I DPRA ke Rutan Tapaktuan diterima Kepala Rutan Kelas IIB Tapaktuan Irman Jaya AMd IP. Dalam kesempatan itu, Kepala Rutan Tapaktuan juga meminta bantuan dan dukungan dari DPRA terkait persoalan yang terjadi di Rutan Tapaktuan terutama menyangkut kelebihan daya tampung dan sarana air bersih yang tidak memadai.

Anggota Komisi I DPR Aceh Abdullah Saleh juga mengungkapkan persoalan Rutan Tapaktuan yang kelebihan daya tampung perlu segera dicari solusi dan langkah penanganan. Sebab dari hasil tinjauan Komisi I Lembaga Pemasyarakatan yang semestinya khusus menampung para Napi saat ini juga menjadi tempat penitipan para tahanan.

“Tentunya dengam kami melihat kondisi ril ini langkah apa yang perlu kita dorong untuk perbaikan ke depan. Jadi kalau kami lihat beberapa LP dan Rutan dari segi lokasi tempatnya memang di areal sangat terbatas yang praktis tidak ada lahan pengembangan,” paparnya. Ia mengaku prihatin dengan kondisi Rutan Tapaktuan yang melebihi daya tampung. Sebab akibat kondisi tersebut sebagian tahanan dan napi terpaksa tidur dilantai.

“Kita sudah lihat sendiri bagaimana kondisinya. Makanya perlu segera kita dorong agar Rutan Blangpidie segera difungsikan supaya sebagiannya bisa ditempatkan di sana.” ujar Abdullah.(tz) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id