Warnet dan Game Zone Dilarang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Warnet dan Game Zone Dilarang

Warnet dan Game Zone Dilarang
Foto Warnet dan Game Zone Dilarang

* Non Muslim Diminta Hormati Ramadhan

LANGSA-Muspida Kota Langsa mengeluarkan larangan melalui maklumat bersama agar pengelola hiburan, game zone, warnet, dan play station di Kota Langsa untuk menutup total usahanya pada bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah.

Maklumat itu ditandangi Wali Kota Langsa Usman Abdullah SE, Kapolres AKBP H Iskandar ZA SIK, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar SE, Ketua DPRK Burhansyah SH, Kajari R Ika Haikal SH MH, dan Ketua MPU Dr H Zulkarnaen MA.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, kepada Serambi, Selasa (23/5). Menurutnya, larangan dalam bentuk maklumat bersama Muspida setempat ini bertujuan untuk kekusyukan umat muslim melaksakan ibadah di bulan suci Ramadhan.

“Muspida meminta kepada seluruh pengelola hiburan, game zone, warnet, dan segala bentuk permainan lainnya yang ada di wilayah ini untuk menutup total usahanya selama bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Selain itu dalam maklumat ini, tambah Ibrahim Latif, Muspida meminta kepada pemilik hotel dan losmen agar sama-sama mendukung pelaksanaan syariat Islam, terutama untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan. Yakni, tidak menerima tamu yang tidak memiliki identitas yang sah dan yang bukan pasangan suami-istiri (non muhrim -red).

Begitu juga kepada pemilik restauran, rumah makan, cafe, warung kopi, dan lainnya supaya tidak membuka usahanya pada siang hari dan juga tidak menyediakan fasilitas karoeke atau hiburan musik baik siang hari maupun pada malam hari.

Selanjutnya kepada para pedagan makanan, minuman siap saji (makanan berbuka) juga dilarang keras berjualan sebelum pukul 15.30 WIB. Apabila imbauan ini tidak diindahkan, maka akan diambil tindakan tegas dengan menyita makanan dan minuman dimaksud.

Bahkan, dalam maklumat tersebut Muspida juga melarang kepada pedagang menjual, menyediakan, mengedar, membakar mercun, petasan, kembang api yang dapat mengganggu kenyamanan dan kekusyukan umat Muslim menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

“Setiap orang atau kelompok orang dilarang menyediakan fasilitas judi, khamar, main batu domino, joker, sabung ayam, dan judi lainnya, baik di dalam bulan Ramadhan maupun di luar bulan Ramadhan,” sebutnya.

Selanjutnya, menjelang azan magrib setiap orang dilarang berkumpul, berlalu lalang di jalan protokol, Jalan Ahmad Yani, di Lapangan Merdeka, dan tempat umum sekitarnya, kecuali menuju masjid atau pulang ke rumah masing-masing untuk melaksanakan shalat.

Kepala Dinsas Syariat Islam juga mengimbau kepada warga nonmuslim yang ada di wilayah Kota agar menghormati umat Muslim yang sedang berpuasa dan beribadah, dengan tidak makan dan minum serta merokok pada tempat-tempat terbuka (tempat umum -red) pada siang hingga sore hari.

Muspida juga mengajak umat muslim untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan penuh khidmat, serta ikut memakmurkan masjid, mushalla, meunasah dengan shalat fardhu mupun shalat tarawih berjamaah. Juga diminta menghidupkan majelis-majelis taklim dengan pengajian dan tadarus Alquran.(zb) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id