Tim Saber Pidie OTT Keuchik | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tim Saber Pidie OTT Keuchik

Tim Saber Pidie OTT Keuchik
Foto Tim Saber Pidie OTT Keuchik

SIGLI- Tim Sapu Bersih Pemungutan Liar (Saber Pungli) Pidie menangamankan Keuchik Adang Beurabo, Kecamatan Padang Tiji, Zakaria, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di kantor keuchik gampong tersebut, Selasa (25/4). Zakaria diduga melakukan pungli dengan mengambil biaya tanda tangan pengurusan akta jual beli tanah. Besaran biaya yang diambil sang keuchik satu persen dari harga tanah yang dijual.

Ketua Tim Saber Pungli Pidie Kompol Tirta Nur Alam kepada wartawan dalam jumpa pers di Media Center Polres Pidie, Senin (22/5) mengatakan, Keuchik Adang Beurabo Zakaria tertangkap dalam OTT Tim Saber Pungli Pidie di kantor keuchik tersebut. Zakaria melakukan pemungutan liar dengan cara mengambil biaya tanda tangan akta jual beli tanah.

Dikatakan, besaran biaya diambil dari pembuat akta sebanyak satu persen dari harga tanah yang dijual. Jika harga tanah Rp 50 juta, maka sang keuchik mendapatkan fee Rp 500.000. “Tim Saber turut mengamankan barang bukti (BB) uang pecahan Rp 50 ribu berjumlah tujuh lembar senilai Rp 350.000,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Kompol Tirta, Tim Saber jga mengamankan BB berupa tiga surat akta jual beli tanah untuk tiga bidang. Masing-masing harganya Rp 7 juta, 10 juta, dan 5 juta. Juga diamankan satu buku agenda surat, yang tercantum penomoran administrasi surat akta jual beli.

“Keuchik Zakaria melakukan pemungutan biaya satu persen, dengan alasan yang bersangkutan telah berkoordinasi dengan Camat Padang Tiji yang membolehkan mengambil biaya satu persen,” ujarnya.

Pun demikian, kata dia, Tim Saber akan menggali lebih jauh terhadap kasus tersebut, dengan mengumpulkan bukti dari sejumlah saksi dalam kasus itu. Akan tetapi, kata dia, untuk sementara hukuman yang diberikan kepada keuchik berupa sanksi administrasi. “Kita merekomendasikan tindakan keuchik telah memperburuk citra Badan Pertahan Negara (BPN). Sehingga keuchik masih diperiksa Tim Saber dalam kasus tersebut,” demikian Kompol Tirta.

Ketua Tim Saber Pungli Pidie Kompol Tirta Nur Alam mengatakan, tim Saber Pungli telah menangani tiga kasus pungutan liar. Masing-masing kasus tersebut, antara lain kasus jaksa gadungan yang ditangkap dalam OTT, karena memeras Kepala SMK Al-Fitri Beureunuen.

Lalu, Keuchik Adang Beurabo, Kecamatan Padang Tiji, Zakaria, tertangkap dalam OTT saat mengambil uang dari biaya pembuatan akte jual beli tanah.

Lanjutnya, Tim Saber juga telah menangkap Nur, Bendahara JKN, Hus KTU Puskesmas Trienggadeng, dan Sor, Bendaharan Puskesmas Trienggadeng.

Dalam aksinya, ketiga mereka mengambil sepuluh persen dana jasa medis dari 128 penerima JKN. Biaya sepuluh persen itu diambil dengan alasan membayar honor tenaga bakti sebesar Rp 500 ribu. “Dari tiga kasus penangkapan yang dilakukan Tim Saber, hanya pelaku pemerasan Kepala SMK yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sisanya atau dua kasus lagi belum ada tersangkanya,” demikian Tirta Nur Alam.(naz) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id