Kabel Listrik Ancam Keselamatan Warga | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kabel Listrik Ancam Keselamatan Warga

Kabel Listrik Ancam Keselamatan Warga
Foto Kabel Listrik Ancam Keselamatan Warga

* Ratusan Meter Menjulur dan Berada di Tanah

LHOKSUKON – Ratusan meter kabel listrik yang berada di semak-semak kawasan Desa Cot Teufah, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, meresahkan bahkan mengancam keselamatan warga. Sejak setahun lalu, sejumlah warga sempat tersengat saat pergi ke kebun, dan seekor kerbau mati akibat kesetrum kabel listrik itu.

“Sampai sekarang sudah ada tiga warga di kawasan kami yang kesetrum gara-gara kabel listrik itu, waktu mereka pergi ke kebun. Bahkan ada warga yang terjatuh dari pohon rambutan saat memetik buahnya, karena batang pohon rambutan terkena arus listrik,” kata Keuchik Cot Teufah, Irwansyah kepada Serambi, kemarin.

Ia menyebutkan, aparat gampong sudah membeli tiang listrik agar kabel yang sudah menjulur di tanah itu bisa dikaitkan ke tiang tersebut. Tapi, kata Irwansyah, sampai sekarang belum juga dipasang oleh petugas PLN. Warga tidak berani memasangnya, karena khawatir akan kesetrum.

“Seharusnya ada beberapa tiang, tapi entah kenapa tidak dipasang tiang, sehingga kabel itu dibiarkan berada di atas semak-semak dan menyentuh tanah,” kata Irwansyah.

Warga Paya Bakong, Iskandar menyebutkan, masyarakat gampong itu sudah pernah melaporkan persoalan tersebut ke PLN Ranting Lhoksukon. Namun, sampai sekarang belum juga didirikan tiang listrik di kawasan itu.

“Sebagian kabelnya sudah terkelupas, sehingga kondisi itu sangat membahayakan keselamatan warga dan ternak-ternak milik warga. Apalagi ketika musim hujan,” kata Iskandar.

Humas PLN Area Lhokseumawe M Ali kepada Serambi mengatakan, pihaknya belum menerima laporan tentang adanya kabel PLN yang menyentuh tanah di kawasan Paya Bakong. “Harusnya masyarakat melaporkan kejadian tersebut ke PLN di kawasan Lhoksukon, supaya segera dicarikan solusinya,” kata M Ali.

Ia menyebutkan, jika kabel tersebut milik PLN dan atas pekerjaan petugas PLN, pihaknya akan memberikan kompensasi terhadap ternak yang sudah mati akibat kesetrum listrik. Namun, jika itu pekerjaan orang lain, orang lain lah yang harus bertanggungjawab. “Saya akan informasikan ke PLN Ranting Lhoksukon untuk menelusuri informasi ini,” demikian Humas PLN Area Lhokseumawe, M Ali.(jaf) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id