Di Penghujung Jabatan, Aktivis KAMMI Aceh Tagih Janji Pemerintahan Zikir | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Di Penghujung Jabatan, Aktivis KAMMI Aceh Tagih Janji Pemerintahan Zikir

Di Penghujung Jabatan, Aktivis KAMMI Aceh Tagih Janji Pemerintahan Zikir
Foto Di Penghujung Jabatan, Aktivis KAMMI Aceh Tagih Janji Pemerintahan Zikir

URI.co.id, BANDA ACEH – Sejumlah aktivis dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh melancarkan aksi di depan Kantor Gubernur Aceh, Senin (22/5/2017).

Mereka menagih 21 janji pemerintahan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf (Zikir) yang disampaikan saat kampanye tahun 2012 jelang berakhirnya masa jabatannya pada Juni mendatang.

Dalam aksinya, sejumlah massa turut membawa spanduk dan karton yang bertuliskan “Pemerintah Zikir Gagal”. Mereka juga menulis, “Janji Zikir = Boh Manok Kom” dan menyerahkan rapor merah kepada perwakilan pemerintah di akhir aksi.

Ketua KAMMI Aceh, Tuanku Muhammad menyampaikan, melalui aksi itu mereka mencoba menagih 21 janji pemerintahan Zikir yang disampaikan saat kampanye tahun 2012. Dengan janji itu, sehingga pasangan Zikir terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Aceh.

“Kita mencoba menagih 21 janji saat kampanye dulu sehingga mereka terpilih dengan janji palsu yang kami anggap. Dengan janji itu mereka berhak memipin Aceh, jangan sampai setelah mereka terpilih mereka lepas dengan janjinya,” katanya.

Ia mempertanyakan janji mana dari 21 janji itu yang sudah terealisasi. Karena itu ia meminta kepada Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf untuk meminta maaf kepada rakyat Aceh karena tidak mampu menunaikan janji-janjinya.

“Manakah dari 21 janji itu yang direalisasikan. Hari ini, kita menuntut pemerintah Zikir untuk meminta maaf kepada masyarakat Aceh karena tidak teralisasikan 21 janjinya,” ujarnya.

Tuanku mengungkapkan, sebenarnya bukan 21 janji saja yang akan dipersoalkan oleh pihaknya. “Bagaimana jumlah pengangguran, kemiskinan, dan pendidikan di Aceh. Ini hanya janji palsu saja yg membuat kita memilih mereka,” katanya lagi.

Menurutnya, tidak ada pembangunan fenomenal yang dilakukan pemimpinan Zikir. Pembangunan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dan pembangunan pelebaran jembatan Lamnyong, hanya sebagian kecil dana APBA yang digunakan. (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id