Nasrun Yunan Wartawan Realitas di Abdya Meninggal Dunia | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Nasrun Yunan Wartawan Realitas di Abdya Meninggal Dunia

Foto Nasrun Yunan Wartawan Realitas di Abdya Meninggal Dunia

Laporan Zainun Yusuf |  Aceh Barat Daya

aceh.Uri.co.id, BLANGPIDIE – Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un. Dunia pers di Aceh kembali berduka. H Nasrun Yunan SPd, Wartawan Harian Realitas di Wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), meninggal dunia, Sabtu (12/6/2016), sekira pukul 13.00  WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Peukan, Kabupaten Abdya.

Armarhum berpulang ke Rahmatullah dalam usia sekitar 60 tahun, karena penyakit jantung yang diderita sejak tiga tahun terakhir.

“Beliau (Nasrun Yunan) dibawa masuk ke rumah sakit sekitar pukul 11.30 WIB  hari ini (Sabatu-12/3) dalam kondisi fisik lemah. Segera dilakukan penanganan, namun Allah berkehendak lain. Beliau berpulang ke Rahmatullah sekira pukul 13.00 WIB, tadi,” kata dr Suherdy SpPD, dokter spesialis penyakit dalam pada RSUD Teungku Peukan Abdya, menjawab aceh.Uri.co.id, Sabtu siang, tadi.

Jenazah almarhum Nasrun Yunan, dibawa pulang ke rumah duka Desa Durian Jangek, Kecamatan Susoh. Almarhum di makamkan di pemakaman umum dekat PPI Ujong Serangga, Desa Padang Baru, Susoh, Sabtu sore, tadi, dalam suasana haru biru.

Almarhum Nasrun Yunan yang aktif menulis sejak era tahun 90-an di sejumlah surat kabar terbit di Aceh, seperti Mingguan Peristiwa dan surat kabar terbitan Medan, Sumut.

Terakhir, meskipun kondisi fisik sakit-sakitan, Nasrun Yunan juga menulis di Harian Realitas Medan.

Selain berprofesi sebagai wartawan, Nasrun Yunan, putra kelahiran Meukek, Aceh Selatan, juga bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Guru SD.

Dari tenaga guru ditarik dalam jabatan struktural di lingkup Pemkab Aceh Barat Daya (Abdya). Ia memasuki masa pensiun dari PNS tahun 2011 lalu dengan jabatan terakhir sebagai Kabag Humas pada Sekretariat DPRK Abdya.

Nasrun Yunan bersama istri menunaikan ibadah haji tahun 2015. Selamat jalan kawan. Semoga mendapat tempat yang layak dan segala amal ibadah di terima Allah SWT. (*) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id