Siapa Saja Kita Dukung   | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Siapa Saja Kita Dukung  

Siapa Saja Kita Dukung   
Foto Siapa Saja Kita Dukung  

MANTAN juru bicara GAM, Sofyan Dawood yang dikonfirmasi Serambi kemarin, mengaku belum mengetahui adanya isu bahwa Irwandi Yusuf menunjuk dirinya untuk menjadi ketua harian PNA periode 2017-2022. Yang jelas, kata Sofyan Dawood, ia siap mendukung siapa saja yang nantinya menjabat ketua harian PNA lima tahun ke depan.

“Siapa saja kita dukung. Saya setuju juga (kalau) Tiyong jadi ketua harian, saya siap membantu. Bagi saya tidak ada persoalan, saya selaku pendiri partai tidak mengharapkan jabatan, tidak ingin merebut kekuasaan,” kata Sofyan Dawood melalui sambungan telepon kepada Serambi, Sabtu (20/5).

Ia menegasknan, untuk jabatan ketua harian diserahkan sepenuhnya kepada Irwandi Yusuf selaku ketua umum. Menurutnya, dengan terpilihnya Irwandi Yusuf sebagai ketua umum, ke depan PNA diharapkan menjadi partai yang solid dan mampu menjawab semua aspirasi masyarakat Aceh. “Partai harus berjalan dengan baik, semua kader baik provinsi, kabupaten, kecamatan hingga ke desa, harus bekerja,” sebutnya.

Mantan panglima GAM Wilayah Pase ini menyebutkan, kehadiran PNA sebagai partai politik lokal di Aceh cukup beralasan. Ia berpendapat, partai lokal yang didirikan oleh eks kombatan GAM, yakni Partai Aceh (PA) yang diibaratkan sebagai kapal besar dianggap telah bocor. “Makanya kita buat kapal satu lagi yaitu kapal PNA. Jadi orang yang tenggalam di kapal sebelumnya, kita terima di kapal kita yang baru ini. Itu bahasa kampanye saya dari dulu,” ujarnya.

Perjalanan Sofyan Dawood dalam kancah politik Aceh sejak GAM berdamai dengan Indonesia, susah ditebak. Apalagi pada Pilkada 2017 beberapa waktu lalu, dia yang selama ini dianggap paling dekat dengan Irwandi Yusuf justru mendukung calon lain. Alih-alih memainkan peran ganda, justru Sofyan Dawood dinilai tidak konsisten dan disebut sebagai kader yang loncat ke sana ke mari.

Disinggung tentang hal ini, Sofyan Dawood menanggapi dengan santai anggapan tersebut. Menurutnya, siapa pun boleh menganalisis cara berpolitknya selama ini. Yang jelas, tegasnya, ia melakukan itu atas perintah Irwandi Yusuf. “Yang tahu ini hanya saya dan Bang Wandi, yang lain tidak tahu. Bagaimana permainan ini, tidak penting, yang penting hasil yang sudah kita raih,” sebutnya.

Ia menambahkan, peran ganda yang dilakoninya selama ini bertujuan untuk memenangkan Irwandi Yusuf sebagai Gubernur Aceh periode 2017-2022. “Silakan analisis sendiri, yang jelas saya punya jaringan sendiri, punya link sendiri, dan punya cara sendiri. Hal ini yang tahu hanya saya dengan Bang Wandi,” demikian Sofyan Dawood.(dan) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id